Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

Geothermal, Clean Energy For The Better Future
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi seputar potensi panas bumi sebagai sumber energi

TOPIC: Geothermal, Clean Energy For The Better Future

Geothermal, Clean Energy For The Better Future 16 Sep 2010 17:14 #49


Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Topik Khusus A
Nama: Rendiza Vataneta
NIM: 13307041



Gambar 1. Kondisi Lapangan Eksplorasi Energi Panas Bumi di Kamojang


Dewasa ini, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Energi merupakan kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup manusia. Kegiatan manusia sehari-hari tidak akan lepas dari penggunaan terhadap Energi, sehingga dapat dikatakan bahwa ketergantungan manusia terhadap Energi sangat tinggi. Namun, permasalah yang kita hadapi jika membicarakan Energi dan kehidupan adalah ketersediaan Energi itu sendiri. Energi yang kita konsumsi tidak hanya harus tersedia saat ini saja, melainkan untuk masa-masa yang akan datang, yang sifatnya terus menerus secara bekelanjutan. Oleh karena itu, Renewable Energi atau Energi Terbarukan, merupakan sumber Energi terbaik untuk menjawab tantangan ini.

Disisi lain, penggunaan Energi juga harus memperhatikan aspek kenyamanan habitat lingkungan tempat tinggal dari manusia itu sendiri. Kenyamanan lingkungan harus didukung dengan pelestarian lingkungan sehingga jika kita tarik suatu kesimpulan maka Energi yang sebenarnya di inginkan oleh manusia adalah Energi yang terbaharukan dan ramah lingkungan. Namun tentunya aspek ini juga harus ditinjau dari sisi ekonomi, karena tidak bisa kita tutupi bahwa ketersediaan Energi bagi kehidupan manusia harus ditopang dan dijalankan diatas roda bisnis. Sehingga jelaslah bahwa Energi yang terbaharukan, ramah lingkungan dan ekonomis merupakan Energi yang sangat tepat dalam memenuhi kebutuhan Energi bagi kehidupan manusia.

Gambar 2. Perbandingan Ketersediaan dan Keramahan Lingkungan Energi Terbarukan dan Energi Tidak Terbarukan


Hingga saat ini, mayoritas penggunaan Energi tersebut masih dipenuhi dari sumber Energi fosil yang tidak terbarukan. Namun seperti yang telah kita ketahui bahwa issue global warming dan issue akan ketersediaan Energi fosil itu sendiri yang semakin lama semakin menurun merupakan permasalahan yang menjadi alasan utama saya untuk memikirkan Energi alternative sebagai alternatif Energi guna menggantikan Energi fosil tersebut. Tentunya alternative Energi yang diharapkan adalah sumber Energi yang terbaharukan, ramah lingkungan dan ekonomis.

Untuk pemenuhan sumber alternative Energi, hingga saat ini terdapat beberapa alternative Energi yang bisa dihasilkan antara lain adalah Wind Power Energy, Geothermal Energy, Hydro Energy, Bio Energy, Solar Cell Energy, etc. Diantara beberapa alternative Energi tersebut, Geothermal Energy atau Energi Panas Bumi, merupakan Energi yang sangat ramah lingkungan dan sangat murah.

Mengapa saya katakan Geothermal Energy sangat ramah lingkungan dan sangat murah?
Hal tersebut karena Power Plant dari Geothermal Energy menghasilkan polusi yang sangat sedikit sekali dan justru hasil sisa dari prosesnya adalah air yang dapat diinjeksikan lagi ke dalam perut bumi untuk melakukan recycle.Sementara itu dari sisi ekonomi, Geothermal Energy merupakan Energi alternative yang sangat murah hal ini dikarenakan lahan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah Power Plant dari Geothermal Energy tidak begitu besar seperti halnya nuclear power plant, oil, wind power, gas, coal, dan sebagainya, sehingga kita tidak perlu membayar mahal untuk tanah yang dibutuhkan dalam membangun Geothermal Energy Power Plant. Faktor lainnya adalah rendahnya biaya produksi, hal ini karena geothermal Energi power plant tidak memerlukan fuel untuk memproduksi dan menghasilkan Energi yang kita inginkan. Selain itu, karena power plantnya sangat bersih dan ramah lingkungan sehingga kita bisa memotong pajak yang harus di keluarkan terutama tentang pajak lingkungan akibat pencemaran produksi.

Sementara itu jika ditinjau dari sisi ketersediaan sumber Energi untuk Geothermal Energy, maka di dunia ini masih sangat banyak potensi sumber Geothermal Energy namun masih sedikit yang dimanfaatkan, sehingga hal ini membutuhkan keseriusan yang tinggi untuk dapat mengembangkan geothermal Energi dan sedapat mungkin sedikit demi sedikit bisa menggantikan ketergantungan kehidupan manusia akan Energi fosil yang sudah diprediksi akan semakin berkurang jumlahnya dan tentunya tidak ramah lingkungan.


Gambar 3. Pengolahan Energi Panas Bumi (click picture for more detail)


Apa Definis Energi Panas Bumi (Geothermal Energy) itu?
Energi panas bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.

Jenis energi yang dapat dihasilkan oleh energi panas bumi antara lain:
A. Energi Listrik
PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi ) istilah ini digunakan untuk energi listrik yang dihasilkan dari uap panas bumi, untuk menghasilkan energi listrik, uap sebelumnya harus dilewatkan suatu sistem pembangkit listrik yang terdiri dari katel uap, separator, turbin dan kondensor.
- Katel uap berfungsi sebagai akumulator uap yang berasal dari production wells
- Separator berfungsi sebagai tabung pemisah antara air dengan uap murni
- Turbin merupakan alat penggerak dimana energi fluida bekerja
- Kondensor untuk menghasilkan tekanan vakum ( tekanan dibawah tekanan atmosfer )
Dari sistem pembangkit listrik ini, energi listrik ini disalurkan ke daerah-daerah.

B. Energi Panas
energi ini digunakan secara langsung untuk :
- pengering hasil bumi ( kopra, teh )
- Perkembangbiakan Aligator
- Pariwisata (Pemandian air panas, mandi sauna, terapi penyakit)


Gambar 4. Skematik Diagram dari Penggunaan Energi Panas Bumi Secara Optimum (click picture for more detail)


Bagaimana Dengan Perkembangan Energi Panas Bumi di Indonesia?
Indonesia dilalui sabuk vulkanik yang membentang dari Pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi. Di dalam sabuk vulkanik itu terdapat sekitar 117 pusat gunung berapi aktif yang membentuk jalur gunung api sepanjang kurang lebih 7.000 km. Rasanya wajar jika Indonesia memiliki 40 persen potensi panas bumi di dunia karena Indonesia memiliki 265 lokasi panas bumi dengan total potensi energi mencapai 28.100 MWe. Tahun 2009, beberapa lokasi panas bumi baru ditemukan seperti Kebar di Manokwari, Papua Barat, Tehoru, Banda Baru, Pohon Batu, Pohon Batu dan Kelapa Dua di Maluku, Lili, mapili dan Alu di Mandar, Sulawesi Barat. Ironisnya, baru 4 persen saja (1.189 KWe) dari potensi panas bumi tersebut yang telah dimanfaatkan. Bandingkan dengan Filipina yang telah memanfaatkan 44,5 % potensi energi panas buminya.

Gambar 5. Penyebaran Potensi Energi Panas Bumi di Indonesia


Minimnya pemanfaatan energi panas bumi ini tergambar dari komposisi sumber listrik di Tanah Air. Listrik yang digunakan di Indonesia sebagian besar memanfaatkan energi konvensional. Baru 3 % saja dari tenaga listrik yang ada di Indonesia yang memanfaatkan energi panas bumi. Sementara, BBM 20,6 %, batubara 32,7 %, dan gas alam 32,7 %.

Sebagian potensi panas bumi yang telah dimanfaatkan di provinsi Jawa Barat antara lain:
* PI-TP Kamojang di dekat Garut, memiliki unit 1, 2, 3 dengan kapasitas total 140 MW. Potensi yang masih dapat dikembangkan sekitar 60 MW.
* PLTP Darajat, 60 km sebelah tenggara Bandung dengan kapasitas 55 MW
* PLTP Gunung Safak di Sukabumi, terdiri dari unit 1, 2, 3, 4, 5, 6 dengan kapasitas total 330 M1K
* PI-TP Wayang Windu di Pangalengan dengan kapasitas 110 MW.

Pada 12 Desember 2006, Pertamina mendirikan Pertamina Geothermal Energi (PGE). PGE diamanatkan untuk mengembangkan 15 wilayah kerja perusahaan (WKP) geothermal di Indonesia. Beberapa wilayah kerjanya adalah Sibayak (Sumatra Utara), Sungai Penuh(Jambi), Lumut Balai (Sumatra Selatan), Hululais (Bengkulu), Kotamobagu dan Lahendong (Sulawesi Utara) dan Ulubelu (Lampung).

Keseriusan pemerintah mengembangkan panas bumi ini juga terlihat dari kesediaan Indonesia menjadi tuan rumah Kongres Geothermal Dunia ke-5 yang sedang berlangsung di Bali pada tanggal 25-30 April 2010 . Acara di buka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini dihadiri sekitar 2.500 orang, termasuk pada menteri dan pakar energi dari berbagai negara seperti Jepang, Indonesia, Australia, Prancis dan Selandia Baru.

Apakah ada dampak negatif dari Energi ini?
Hingga saat ini masalah utama dari Energi ini adalah penentuan titik bor. Karena keakuratan yang tinggi dalam menentukan titik bor sangat dibutuhkan. Karena jika kita salah dalam melakukan pengeboran maka Energi yang keluar tidak akan sebesar yang kita harapkan sementara itu biaya untuk satu kali pengeboran relatif besar yaitu $5.000.000 (ini merupakan biaya real lapangan) namun untuk menjaga dari resiko-resiko kerja maka dibutuhkan dana antara $8.000.000 - $10.000.000 (ini sebagai dana aman untuk menanggulangi resiko dilapangan saat melakukan pengeboran)

Gambar 6.Perbandingan Energi Panas Bumi dengan Minyak dan Batubara


Masa Depan Energi Panas Bumi di Indonesia
Akhir kata, kita semua pasti sangat berharap bahwa penelitian mengenai pengelolaan energi panas bumi sangat penting untuk dikembangkan, mengingat besarnya potensi panas bumi di negeri kita yang saat ini diperkirakan mencapai 27 GWe. Angka ini setara dengan 40 persen sumberdaya panasbumi dunia dan ini baru meliputi potensi panas bumi konvensional. Katakanlah, hingga 25 tahun yang akan datang 50 persen dari potensi tersebut bisa dimanfaatkan, maka pada 2030 diperkirakan energi panas bumi mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan listrik Indonesia. Selain itu, berbagai instansi yang terkait dengan masalah ini harus bergerak dalam arah yang sama dengan kepentingan dan tujuan yang sama. Beberapa instansi terkait tersebut adalah Kementrian Negara BUMN, Departemen ESDM, Departemen Keuangan, Kementrian Riset dan Teknologi, Departemen Kehutanan, Departemen Perindustrian dan BUMN terkait. Jika hal ini berhasil diwujudkan, dan dengan dukungan pengembangan sumber daya energi terbarukan yang lain, maka jaminan ketersediaan sumber energi listrik yang berkesinambungan bagi Indonesia akan teratasi.

"Geothermal, Clean Energy For The Better Future!"


Last Edit: 14 Oct 2010 19:40 by Rendiza Vataneta.
The following user(s) said Thank You: emin sembiring

Re: Geothermal, Clean Energy For The Better Future 16 Sep 2010 17:50 #50

Kita memang harus mencari pegangan lain dalam pembangkit energi, terlebih dengan potensi geothermal yang cukup besar di Indonesia, seharusnya lebih terpacu lagi untuk dikembangkan.

Re:Geothermal, Clean Energy For The Better Future 16 Sep 2010 18:49 #51

wah luar biasa sekali artikel nya bung rendi
btw kalo emang bener 40% dari sumber dunia sbnernya permasalahan konkret hanya sekian persen yang digunakan apa ya bung rendi?
apakah masalah perizinan tempat pengeboran? yang notabennya karena kultur kita mengalami kesulitan dengan masyarakat sekitar? atau birokrasi dari pemerintah yang menyulitkan?
karena ini merupakan sektor yang sangat potensial kalau kita manfaatkan semaksimal mungkin
regards!

  • Posts:56
  • Life's Just Too Fun to be Ignored
  • Ilmam Mukhlis
  • Senior Boarder
  • OFFLINE

Re:Geothermal, Clean Energy For The Better Future 16 Sep 2010 23:29 #70

Ilmam Mukhlis wrote:
wah luar biasa sekali artikel nya bung rendi
btw kalo emang bener 40% dari sumber dunia sbnernya permasalahan konkret hanya sekian persen yang digunakan apa ya bung rendi?
apakah masalah perizinan tempat pengeboran? yang notabennya karena kultur kita mengalami kesulitan dengan masyarakat sekitar? atau birokrasi dari pemerintah yang menyulitkan?
karena ini merupakan sektor yang sangat potensial kalau kita manfaatkan semaksimal mungkin
regards!


oh iya waktu itu dikuliah topik khusus A juga pernah dibahas tentang permasalahan kultur yang di Bali ya. Padahal sangat disayangkan Bali mempunyai potensi yang cukup bagus untuk geothermal.

Re:Geothermal, Clean Energy For The Better Future 17 Sep 2010 11:14 #89

memang di indonesia banyak aspek yang mesti dipikirkan untuk membuat apapun itu, baik teknis maupun non-teknis..

btw, postingnya kupindah ya, kubuatkan thread baru yang lebih cocok,
keep posting
Save Energy Save Money
Time to create page: 0.23 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi