Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

Listrik dari Suara
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi seputar bentuk energi baru yang dapat dimanfaatkan

TOPIC: Listrik dari Suara

Listrik dari Suara 27 Sep 2010 08:21 #488

Suara adalah gelombang yang merambat dengan cara osilasi tekanan melalui media padat, cair, atau gas. Suara dapat didengar jika ada sumber suara yang menghasilkan suara pada rentang frekuensi pendengaran tertentu dan merambat pada suatu media sehingga akan menggetarkan organ pendengaran kita. Setiap gelombang suara yang ada merupakan sebuah energi. Kemudian timbulah gagasan untuk mengubah suara menjadi pembangkit energi.

Setiap hari kita dapat mendengar suara di kampus, di jalan, di rumah, di tempat perbelanjaan,dsb. Entah pagi,siang, dan malam_pasti kita akan mendengar suara meskipun suara itu sangat kecil. Intinya adalah suara itu sangat melimpah dan dapat ditemukan di mana pun dan kapan pun. Baik yang dibangkitkan maupun yang terjadi dengan sendirinya, maupun suara yang memang diharapkan dan suara yang dihindarkan.


Bising di Area Industri


Lalu apa yang dapat kita pikirkan apa yang terjadi jika ada suara yang memiliki energi besar dan terlebih energi tersebut tidak diharapkan? Sebut saja bising pada industri dan ruang kerja yang sangat sesungguhnya dapat saja kita manfaatkan. Namun pemanfaatan ini masih belum bisa dilakukan karena usaha pembangkitan listrik hanya baru tahap penelitian yang bahkan belumberada pada tahap pengembangan sehingga masih belum memiliki data yang konkret dan data dapat bisa berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan. Berikut ini adalah konsep penelitian bagaimana cara memanfaatkan suara:

1) Array Sensor. Kita membutuhkan banyak sensor penangkap suara yang disusun dalam bentuk array yang disesuaikan dengan bidang pantul agar mendapatkan energi suara maksimal. Jika satu mic dapat membangkitkan maksimal 100 mW dan jika diinginkan modul dapat menghasilkan tegangan puncak 10 W, maka kita memerlukan kurang lebih 100 mic. Dan kita dapat mendesainnya dalam bentuk suatu array mic.

2) Mic dengan Kepekaan Tinggi. Kita perlu memakai mic dengan kepekaan tinggi sehingga suara yang kecil pun dapat ditangkap dengan baik dan dapat menghasilkan arus listrik yang memadai. Namun tentunya kepekaan ini harus disesuaikan dengan tingkat energy suara yang ditangkap. Jika sumber suara menghasilkan tingkat energy yang tinggi tentunya akan merusak seketika mic yang memiliki kepekaan tinggi.

3) Alat untuk Mengkonsentrasikan Suara. Bersifat menyebar ketika dihantarkan dari sumber suaranya. Untuk memusatkan kembali suara tersebut digunakan alat yang berbentuk cekung seperti parabola dan corong. Atau benda pemantul lain yang dapat disusun dan dirancang untuk memusatkan suara.

4) Alat Penyimpan Listrik. Karena suara tidak selalu berada dalam kondisi konstan dan maksimal, maka jika langsung digunakan pada alat listrik tentunya akan merusak alat tersebut. Listrik yang telah dibangkitkan disimpan dalam baterai sehingga listrik dapat digunakan ketika dibutuhkan.

5) Penempatan Sensor. Penempatan sensor dapat dilakukan dimana saja, namun untuk lebih optimal maka sebaiknya ditempatkan diruang yang memiliki tingkat energy suara besar.

Referensi :
dewo.wordpress.com/2006/04/04/pembangkit-listrik-tenaga-suara/
en.wikipedia.org/wiki/Sound
www.mail-archive.com/ This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it /msg26887.html

Re:Listrik dari Suara 27 Sep 2010 13:31 #510

Wah,bagus nih, daripada cuma mengurangi kemampuan mendengar sekalian dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Berarti ini menggunakan piezoelektrik sebagai bahan pembangkitan energinya ya?
Apakah ada referensi yang menunjukkan jumlah energi yang dibangkitkan? Misalnya suara 86 desibel selama 30 menit akan menghasilkan sekian volt atau ampere, apakah ada?


bantu comment ya.
Saat ini bukan hanya ada pikohidro atau mikrohidro lho. Tapi ada juga mikronuklir !!
Silahkan kunjungi majalahenergi.com/forum/Bentuk-Energi-Ba...uklir--PLTN-Mini#495

Re:Listrik dari Suara 27 Sep 2010 17:31 #524

misalkan di pabrik mau diterapkan sistem ini, berarti mungkin di pasang pada dindingg-dindingnya kali ya?
hmm...
bagaimana kalau seluruh dinding dilapisi mic...? selain hasil listrik yg dihasilkan mungkin akan cukup besar, hal ini juga mungkin dapat digunakan untuk meredam suara. jdi kebisingan mungkin akan sedikit berkurang.
Bener ga sih?
Tpi bagaimana dengan harga pemasangan peralatannya euy? Kayanya mahal kali ya?

Re:Listrik dari Suara 27 Sep 2010 18:40 #530

Hai Mas Ruslan, menarik sekali artikelnya.

Saya jadi ada ide. Berarti suara dari manusia, seperti saat kita berbicara pun dapat dimanfaatkan donk yah?
Oleh karena itu, mungkin tidak kalo suara kita jadi sumber energi untuk ponsel kita saat kita nelfon? Yah ide saja sih. Hehe.

Jika satu mic dapat membangkitkan maksimal 100 mW dan jika diinginkan modul dapat menghasilkan tegangan puncak 10 W, maka kita memerlukan kurang lebih 100 mic. Dan kita dapat mendesainnya dalam bentuk suatu array mic.


Tapi Mas, kalo 1 mic hanya 100 mW, kita bakal butuh banyaaaak sekali mic donk yah, misal untuk daya peralatan dan perlengkapan industri atau gedung-gedung? saya gatau mahal/murah sih Mas harga 1 mic? Apalgi ditambah sensor dan lainnya (seperti yg sudah diungkapan Mas Akhmadi)

Re:Listrik dari Suara 28 Sep 2010 14:22 #586

Marissa Ristiyana Utama wrote:
Hai Mas Ruslan, menarik sekali artikelnya.

Saya jadi ada ide. Berarti suara dari manusia, seperti saat kita berbicara pun dapat dimanfaatkan donk yah?
Oleh karena itu, mungkin tidak kalo suara kita jadi sumber energi untuk ponsel kita saat kita nelfon? Yah ide saja sih. Hehe.

Jika satu mic dapat membangkitkan maksimal 100 mW dan jika diinginkan modul dapat menghasilkan tegangan puncak 10 W, maka kita memerlukan kurang lebih 100 mic. Dan kita dapat mendesainnya dalam bentuk suatu array mic.


Tapi Mas, kalo 1 mic hanya 100 mW, kita bakal butuh banyaaaak sekali mic donk yah, misal untuk daya peralatan dan perlengkapan industri atau gedung-gedung? saya gatau mahal/murah sih Mas harga 1 mic? Apalgi ditambah sensor dan lainnya (seperti yg sudah diungkapan Mas Akhmadi)

mungkin cukup menarik, tapi kalo gak salah sih setiap micnya juga memiliki spec masing2, jadi jenis mic apa yg bisa digunakan dan kuat untuk menahan bising di industri??karena di industri itu paparan bisingnya berbeda, dan penempatan berbagai sensor apakah tidak mengganggu proses yang terjadi di industri.
Time to create page: 0.15 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi