Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi seputar energi yang dihasilkan dari sumber bio energi seperti biomass dan biogas.

TOPIC: Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi

Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi 16 Sep 2010 20:50 #58

Tugas 01
Topik Khusus A
Niken Prasasti - 13307056
Eichornia crassipesEceng biasa (genjer) : tumbuhan air yang tumbuh di sawah-sawah dan daun muda. Bunganya yang kuncup dapat dijadikan sayuran (Dapat dimakan oleh manusia)
2. Eceng gondok : sejenis tanaman hidrofit. Tumbuhan ini tidak dapat dimakan bahkan tanaman gulma ini menjadi tanaman pengganggu bagi tumbuhan lain dan hewan sekitarnya.

Meski memiliki sifat pengganggu, eceng gondok ternyata berperan penting dalam mengurangi kadar logam berat di perairan waduk seperti Fe, Zn, Cu, dan Hg. Selain itu, eceng gondok dapat menyerap logam berat. Dan yang paling menarik, tanaman ini mengandung selulosa dalam jumlah banyak. Dan selulosa inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baker alternative.

Untuk membuat Biogas Eceng Gondok, terlebih dahulu harus disiapkan beberapa alat dan bahan yang diperlukan. Bahan dan alat itu dikelompokkan menjadi dua alat kerja, yaitu :

Alat 1Alat 2CARA PEMBUATAN ALAT

1. Alat Fermentasi2. Alat Penampungan Gas
P1070126.JPG

Gambar 1. Tabung Biogas


Gambar 2. Merajang Eceng Gondok


Gambar 3. Eceng Gondok Dimasukkan ke Tabung Fermentasi
Sebelum dimasukkan ke dalam tabung fermentasi, eceng gondok terlebih dahulu harus dirajang atau ditumbuk halus. Setelah itu dicampur air bersih 1:1. Misalnya 20 kg eceng gondok dicampur dengan 20 kiloliter air, lantas diaduk merata.
Setelah tercampur, masukkan ke dalam lubang pipa yang sudah disiapkan di ujung kiri tabung fermentasi yang akan mengalirkan gas ke drum penampungan setelah beberapa hari.

Eceng gondok yang sudah ditumbuk sebanyak 20 kg dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari, dan setiap harinya dapat dipakai selama 30 menit.Eceng gondok seberat 30 kg yang telah dirajang tanpa ditumbuk dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari, dan setiap harinya dapat dipakai selama 90 menit.

Ketika menggunakan biogas untuk memasak, tabung fermentasi bisa kembali diisi dengan eceng gondok baru. Secara terus menerus eceng gondok bisa terus dimasukkan ke dalam tabung fermentasi.

Karena dalam tabung tersebut sudah terpasang pipa untuk proses pengeluaran, ampas eceng gondok akan mengalir dengan sendirinya bila eceng gondok baru masuk ke dalam tabung.

Keuntungan lain yang diperoleh dari biogas eceng gondok ini adalah, ampas yang dihasilkan dari pengluaran bisa digunakan untuk pupuk kompos, jadi tidak menimbulkan masalah sampah

Last Edit: 22 Sep 2010 15:10 by Niken Prasasti.

Re: Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi 16 Sep 2010 21:16 #61

wow biogas yang menarik ini bu niken, tapi sedikit rebek juga ya proses pembuatannya dan menurut saya kurang sebanding dengan hasil yang didapatkan, tapi tetep energi alternatif seperti ini saya yakin masi bisa di kembangkan untuk jadi lebih baik oh iya gas yang dihasilkan dari eceng gondok ini terdiri atas apa aja ya? berbahaya ga tuh kalo sering kita hisap?

  • Posts:56
  • Life's Just Too Fun to be Ignored
  • Ilmam Mukhlis
  • Senior Boarder
  • OFFLINE

Re: Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi 16 Sep 2010 21:30 #62

wow biogas yang menarik ini bu niken, tapi sedikit rebek juga ya proses pembuatannya dan menurut saya kurang sebanding dengan hasil yang didapatkan, tapi tetep energi alternatif seperti ini saya yakin masi bisa di kembangkan untuk jadi lebih baik oh iya gas yang dihasilkan dari eceng gondok ini terdiri atas apa aja ya? berbahaya ga tuh kalo sering kita hisap?


Makasih komennya bung Ilmam. Menurut saya sih untuk wilayah-wilayah pedesaan yang memang banyak memiliki produksi eceng gondok, akan sangat berguna selain hanya untuk digunakan untuk indikasi pencemaran air oleh limbah ya. Menjawab pertanyaan gas yang dihasilkan,
... ,terutama gas metana yang dihasilkan dari proses anaerobik. Gas metana dari hasil biogas sendiri merupakan salah satu bentuk renewable energy yang ramah akan lingkungan. Dalam pembuatan biogas, syarat yang paling utama adalah adanya materi yang berasal bahan organik. Bahan organik tersebutlah yang nantinya akan didegradasi oleh bakteri anaerob untuk menghasilkan gas bio.



dari sumber docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:E...AlrcArm1B2a_y15w9eTw

jadi sekiranya karena berasal dari bahan organik maka gas metana masih aman untuk lingkungan dan manusia ya
Last Edit: 16 Sep 2010 21:32 by Niken Prasasti.

Re: Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi 16 Sep 2010 22:04 #65

wooo terimakasih banyak bu niken, nambahin buat yang methana ya
Metana adalah hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas dengan rumus kimia CH4. Metana murni tidak berbau, tapi jika digunakan untuk keperluan komersial, biasanya ditambahkan sedikit bau belerang untuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi.

Sebagai komponen utama gas alam, metana adalah sumber bahan bakar utama. Pembakaran satu molekul metana dengan oksigen akan melepaskan satu molekul CO2 (karbondioksida) dan dua molekul H2O (air):
CH4 + 2O2 ? CO2 + 2H2O

  • Posts:56
  • Life's Just Too Fun to be Ignored
  • Ilmam Mukhlis
  • Senior Boarder
  • OFFLINE

Re: Tak Aman Pakai Elpiji, Eceng Gondok pun Jadi 16 Sep 2010 23:59 #73

Wah menarik sekali sampai ada cara pembuatannya, bisa buat PM nih kedaerah yg banyak enceng gondoknya

Kalo saran saya untuk upload gambar lebih mudah menggunakan google photos (picasa) atau http://u.kaskus.us/

Btw kalo untuk ampas hasil pembakarannya sndiri kira2 bisa dimanfaatkan kembali tidak ya? misalnya untuk pupuk dsbg
Time to create page: 0.15 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi