Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

Bioetanol dari Pisang
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi seputar energi yang dihasilkan dari sumber bio energi seperti biomass dan biogas.
  • Page:
  • 1
  • 2

TOPIC: Bioetanol dari Pisang

Bioetanol dari Pisang 19 Sep 2010 15:44 #224

File Attachment:

File Name: BIOETANOL_DARI_BONGGOL_PISANG.docx
File Size: 415753


Tugas Topik Khusus A
Nama/NIM : Wahyu Pitoyo / 13307073


BIOETANOL DARI BONGGOL PISANG

Tanaman Pisang (Musa paradisiacal) adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Hampir di setiap tempat dapat dengan mudah ditemukan tanaman pisang. Pusat produksi pisang di Jawa Barat adalah Cianjur, Sukabumi dan daerah sekitar Cirebon. Pisang umumnya dapat tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 2000 m diatas permukaan laut. Pisang dapat tumbuh pada iklim tropis basah, lembab dan panas dengan curah hujan optimal adalah 1.520–3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering.
Tumbuhan_Pisang-20100919.jpg

Tanaman pisang utuh memiliki bagian-bagian yang penting diantaranya daun, batang, buah, jantung, dan bagian umbi atau bonggol pisang. Semua bagian tersebut memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing, bahkan hingga bonggol pisang tersebut. Daun pisang biasa digunakan sebagai pembungkus bahan makanan, karena dengan membungkus makanan dengan menggunakan daun pisang akan menambah cita rasa dalam makanan. Batang pisang dapat digunakan sebagai bahan dasar kertas daur ulang, dan digunakan sebagai bahan untuk pakan ternak. Jantung pisang dapat digunakan sebgai bahan makanan seperti dendeng jantung pisang. Kulit pisang ternyata dapat dimanfaatkan sebgai produk olahan makanan seperti nata dan roti.

Sedangkan bonggol pisang dapat diolah dengan metode hidrolisis asam dan enzimatis menjadi bioetanol. Bioetanol merupakan salah satu jenis biofuel (bahan bakar cair dari pengolahan tumbuhan) di samping Biodiesel. Bio-etanol adalah etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa (gula) yang dilanjutkan dengan proses destilasi. Bonggol pisang memiliki komposisi yang terdiri dari 76% pati, 20% air. Potensi kandungan pati bonggol pisang yang besar dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol.
Bonggol_Pisang-20100919.jpg

Besarnya grade bioetanol yang dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar untuk kendaraan harus betul – betul kering dan anhydrous supaya tidak menyebabkan korosi, sehingga bioetanol harus mempunyai grade sebesar 99,5% - 100%. Bioetanol yang digunakan sebagai bahan bakar mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya lebih ramah lingkungan, karena bahan bakar tersebut memiliki nilai oktan 92 lebih tinggi dari premium nilai oktan 88, dan pertamax nilai oktan 94.

Langkah – langkah yang digunakan untuk mengubah bonggol pisang menjadi bioetanol adalah sebagai berikut:
1. Bonggol pisang dikupas, diparut, lalu dihidrolisis (pengubahan pati menjadi glukosa) dengan ragi tape.
2. Kemudian ditambahkan Yeast (komponen utama dalam peragian) untuk fermentasi alkohol.
3. Setelah itu disaring.
4. Hasilnya kemudian didestilasi (proses pemisahan air).
5. Jadilah bioetanol dengan grade sebesar 83%.
6. Agar mendapati grade sebesar 99,5% maka ditambahkan kapur sebagai zat pengikat air kemudian didestilasi (proses pemisahan molekul air).

Langkah-langkah seperti diatas telah dilakukan oleh murid SMK N 1 Panjatan dalam perlombaan “Science Tech Idol”.

Selain itu, para peneliti dari Pusat Studi Energi (PSE) Terbarukan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak pun telah melakukan kajian awal pemanfaatan pisang sebagai bahan baku biofuel dan sudah dicoba di sepeda motor. Setelah dilakukan pencampuran antara premium dan bioetanol dari pisang tersebut, hasilnya adalah sepeda motor dapat digunakan tanpa mengalami gangguan berarti.

Bioetanol memiliki banyak manfaat karena dicampurkan dengan bensin pada komposisi berapapun memberikan dampak yang positif dalam mengurangi emisi yang dihasilkan oleh bahan bakar minyak (bensin). Pencampuran bioetanol absolut sebanyak 10 % dengan bensin 90 % sering disebut gasohol E-10 yang memiliki angka oktan 92 dibanding dengan premium hanya 87-88. Bioetanol dikenal sebagai octan enhancer (aditif) yang paling ramah lingkungan dibandingkan Tetra Ethyl Lead (TEL) maupun Methyl Tertiary Buthyl Ether (MTBE).



Attachments:
Last Edit: 19 Sep 2010 23:33 by Wahyu Pitoyo.

Re: Bioetanol dari Pisang 21 Sep 2010 17:29 #288

wah bung yoyo thread nya biologis sekali hehe
bung yoyo, bioetanol ini apabila di campur dengan premium apakah bisa membuat hemat juga? apabila bisa seberapa banyak ya presentasi nya?
terus kira2 perkembangan kedepannya selain untuk campuran bahan bakar ini kira2 apa ya yang bisa di manfaatkan lagi? apakah di Indonesia sendiri baru satu universitas yang mengembangkan bioetanol ini? terimakasih bung yoyo! regards!

  • Posts:56
  • Life's Just Too Fun to be Ignored
  • Ilmam Mukhlis
  • Senior Boarder
  • OFFLINE

Re:Bioetanol dari Pisang 21 Sep 2010 22:52 #293

iya ya bener kata si piji bisa bikin hemat bensin apa gk
soalnya klo di pikir2 bukan pake logika ilmiah dengan dicampur kan berarti kita gk butuh premium yg banyak untuk ngisi tangki bensin kita kan??
mungkin ini bisa dijadikan bahan bakar juga buat maenan anak2 misalnya remote control mungkin?
bener gk bung yoyo?
itu cm sekedar pendapat sih coba kita tunggu aja ini jawaban si ung yoyo
gmn bung ilmam?

Re:Bioetanol dari Pisang 22 Sep 2010 13:52 #318

waaah manarik neh bung yoyo...

bener juga neh klu bioetanol ternyata memiliki effisiensi yg lebih tinggi dari premium, bener2 merupakan teroboson energi elternatif yg konvensional neh hhee jadi gak usah susah2 dorong motor k spbu aj tinggal ambil bioetanol dari tanaman pisang tetangga sbelah dah hahahaha

ok bung yoyo ada yg mw saya tanyain neh sleian tanaman pisang tanaman apa lagi neh yg kira2 bisa menghasilkan bioetanol yg bahkan mngkin memiliki kualitas yang lebih bagus dari tanaman pisang?

jadi kan gak cuma pisang kali aj pohon mangga dan smw tanaman bisa d jadiin buat bensin ^^

Re:Bioetanol dari Pisang 22 Sep 2010 15:12 #331

wah wah bahaya jg klo semua bahan makanan bisa jadi bahan bakar....
nanti bisa2 jatah makan manusia dibatasi dan dialihkan untuk bahan dsar pembuatan ahan bakar....

klo boleh tau syarat2 seperti apa sih yg diperlukan suatu tanaman/makanan yg bisa diolah menjadi bioetanol...

THX...
  • Page:
  • 1
  • 2
Time to create page: 0.13 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi