Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi tentang cara, tips, trik dan penelitian tentang upaya pengehematan penggunaan energi dalam bangunan

TOPIC: TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL

TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL 22 Sep 2010 15:06 #329

Tugas Topik Khusus A
Achmad Tazkir
13307096


Pernahkah anda berpikir tentang teknologi wireless yang bisa menyambungkan koneksi internet tanpa menggunakan kabel lan? Lalu apakah teknologi wireless ini juga bisa di terapkan untuk menyambungkan listrik? Dan ternyata para peneliti telah berhasil untuk mendistribusikan listrik tanpa kabel menggunakan prinsip kerja dari teknologi wireless.
Bayangkan Anda berada dalam sebuah ruangan, di dalamnya tidak ditemukan satu kabel sekalipun yang berseliweran. TV, system stereo, DVD, atau Bluray-Player, HiFi-Headset, semuanya bekerja tanpa menggunakan baterai atau kabel listrik. Bahkan, baterai perangkat mobile seperti laptop, ponsel, atau kamera digital terisi secara otomatis, begitu Anda memasuki rumah, tentu tanpa harus mencolokkan kabel.




Prinsip dasar teknologi yang bakal menjadi visi dari kehidupan ini dirancang oleh para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Proyek ini dimulai sejak tahun 2006 dan disebut dengan nama “WiTricity”. Teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Intel sejak tahun 2007. Target mereka, teknologi ini segera terealisasi dalam beberapa tahun ke depan. Intel menyebut teknologi ini sebagaiWREL (Wireless Resonant Energy Link), pemancaran energi tanpa kabel melalui resonansi.



Intel sendiri telah mendemonstrasikan realisasi teknologi tersebut sejak tahun lalu. Pada ajang Intel Developer Forum (IDF), Intel Chief Technology Officer (CTO), Justin Rattner, memperlihatkan sebuah lampu 60 watt yang dapat menyala dalam jarak satu meter tanpa menggunakan koneksi kabel. Sejak saat itu, Intel pun menunjukkan bahwa WREL juga dapat mengoperasikan sebuah netbook tanpa baterai atau membunyikan speaker tanpa kabel dengan mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik.



Prinsip Kerja WREL

Cara kerjanya mirip dengan penyanyi yang berlatih vokal dengan gelas. Getaran yang dikeluarkan pita suara mengalir melalui udara dan diserap ruang udara di dalam gelas sehingga ikut bergetar.


Pada listrik, sumber energi dialirkan ke dalam antena untuk membentuk medan magnet di sekitarnya. Alat penerima yang dihubungkan ke alat-alat listrik akan menyerap energi dari medan magnet tersebut dan menyimpannya.



Bagi orang yang melihat demonstrasi pertama dari teknologi WREL, reaksinya sama seperti saat diperkenalkannya WLAN. Anda tentu masih mengingat bagaimana rasanya pertama kali dapat terkoneksi ke Internet tanpa kabel. Awalnya, banyak orang yang heran bahwa Internet dapat diakses dengan tanpa kabel. Orang tergerak untuk memutuskan koneksi secara manual dan kaget bahwa semuanya masih berjalan. Selanjutnya, teknologi tersebut biasa saja.

Prinsip dasar transfer listrik nirkabel ini dengan teknologi WREL ini berhubungan dengan fenomena resonansi. Sebuah receiver WREL dapat menangkap energi dari sebuah medan magnet dengan bantuan koil, bila dipancarkan dengan frekuensi yang sama dari sebuah transmitter (melalui koil). Agar impedansinya optimal, digunakan gulungan kabel pada kedua sisinya.

Di sini, gulungan kabel juga berfungsi sama seperti gigi transmisi sepeda. Saat menanjak, gigi transmisi diturunkan agar dapat memanfaatkan energi secara lebih efisien. Sebaliknya, saat menurun digunakan gigi transmisi yang lebih tinggi. Receiver juga menentukan sendiri besar arus dan tegangan yang diperlukan sesuai dengan ukurannya. Jadi, tidak perlu lagi repot dengan adaptor. Selain itu, transmiter WREL hanya memancarkan energi sebanyak yang diperlukan oleh receiver saja.

Teknik pemancaran listrik nirkabel lainnya sebenarnya sudah digunakan, seperti pada sikat gigi elektronik atau smartphone baru dari Palm Pre dengan charge station “Touchstone”-nya. Di sini, perangkat harus sedekat mungkin atau menyentuh transmitter. Sebaliknya, WREL dapat bekerja dengan jarak yang jauh. Pada rancangan yang didemonstrasikan oleh Intel (lihat gambar di atas), unit receiver dapat digunakan dalam jarak 20 cm sampai satu meter. Zona ini disebut oleh para peneliti Intel sebagai magical area. Receiver WREL dapat bergerak bebas dalam area ini tanpa memutuskan listriknya.

Fokus penelitian teknologi WREL ini sekarang yaitu bagaimana membuat efisiensi lebih tinggi dan Magical Area yang lebih luas?

sebelum kita membuang semua kabel listrik dan adaptornya, masih banyak yang harus dikerjakan oleh para peneliti. Dalam beberapa tahun mendatang, mereka masih harus menjelaskan detailnya. Tim peneliti Intel Labs di Seattle lebih terfokus pada optimasi efisiensi, form factor, dan tingkat keamanan radiasi.

Dalam eksperimen yang telah dilakukan oleh Intel, tingkat efisiensinya sudah mencapai 75 persen. Angka ini memang sudah sangat besar. Namun, dari sisi krisis energi dunia, angka tersebut masih terlalu kecil. Kepala penelitian Intel, Rattner, menjelaskan bahwa energi yang terbuang masih besar bila tidak melakukan pengisian baterai. “Tingkat efisiensi yang tinggi menjadi satu masalah pada WREL, hampir tidak mungkin untuk direalisasikan.”

Tingkat efisiensinya juga tergantung oleh alignment koil dan lilitan kabel. Bila receiver diputar sedikit, tingkat efisiensinya menurun drastis. Inilah yang ingin dihindari oleh para peneliti. Mereka mengganti lilitan kabel dengan sensor dan microchip yang dapat menyesuaikan resonansi dalam medan magnet secara lebih baik.

“Listriknya bisa saja berasal dari lemari dapur,” jelas Justin Rattner. “Jadi, Anda tidak perlu lagi mencolokkan mesin Espresso.” Pemancar WREL juga dapat dipasang dalam dinding rumah untuk memasok listrik ke semua perangkat elektronik yang berada dalam magical zone. Meja tulis pun dapat berguna untuk memasok maupun mengisi baterai semua perangkat di sekitarnya.
Keamanan radiasi juga masih harus dipertanyakan. Apakah teknologi ini tidak berbahaya bila energi yang besar dipancarkan melalui udara? Prinsipnya memang tidak demikian karena WREL menggunakan gelombang magnet yang tidak berbahaya bagi tubuh manusia.

Memang, medan magnet yang kuat senantiasa membawa radiasi elektromagnetis. Oleh sebab itu, para peneliti dari Intel berusaha untuk menggunakan frekuensi yang menghasilkan medan magnet yang kuat dengan beban elektromagnetis minimal. Saat produk pertama sudah diluncurkan ke pasar, teknologi WREL ini harus benar-benar aman terhadap manusia.

Masa depan: tidak ada lagi kabel, adaptor, dan steker




Begitu teknologi WREL sudah matang dan aman, aplikasinya bakal meluas dengan cepat, misalnya untuk aplikasi medis, seperti untuk mengoperasikan alat pengatur detak jantung atau mengimplementasikan organ-organ buatan.

Pemancaran listrik secara nirkabel bakal menjadi faktor penting, bukan saja antarperangkat, melainkan juga di dalam perangkat-perangkat canggih itu sendiri. Bayangkan komputer, dengan prosesor yang tidak lagi disuplai dengan listrik melalui ratusan kontak, tetapi tanpa kabel melalui WREL.

Jadi jika teknologi ini benar-benar dikembangkan tidak menutup kemungkinan era listrik tanpa kabel akan terjadi beberapa tahun mendatang, atau mungkin kita juga bisa membuat tower WREL dengan magical area yang luas jadi tidak ada lagi gardu-gardu listrik serta kabel-kabel listrik yang mengganggu pemandangan dan pembangunan kota. Dan jika ingin mencharger hp ataupun laptop kita juga tidak perlu susah-susah mencari stop kontak atau gulungan kabel jika kabel charger kita tidak sampai, tapi cukup mengaktifkan WREL dalam perangkat elektronik itu kemudian baterai terisi secara otomatis selama kita masih berada dalam magical area.


Sumber
chip.co.id/articles/featured/2010/06/28/listrik-tanpa-kabel/
www.scribd.com/doc/27872938/Teknologi-Listrik-Tanpa-Kabel
millicent.blogdetik.com/2010/06/22/listrik-tanpa-kabel/
www.beritabaruku.co.cc/2010/08/telah-dit...rik-tanpa-kabel.html

Re:TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL 22 Sep 2010 16:49 #345

wah, sangat menarik sekali
salah satu aplikasinya mungkin sudah ada, saya pernah baca (tapi lupa lagi linknya ) salah satu produsen ponsel di jepang telah mengembangkan alat charger wireless dan mulai dijual ke publik dari tahun kemarin....
sepertinya kalo hal ini dikembangkan mungkin bisa mempermudah manusia dalam berbagai hal, tapi apakah tidak ada efek sampingnya??
kalo menggunakan medan elektromagnetik bisa berbahaya bagi tubuh manusia dalam paparan waktu yang cukup signifikan..

Re:TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL 22 Sep 2010 17:04 #346

Beni Kusuma Atmaja wrote:
wah, sangat menarik sekali
salah satu aplikasinya mungkin sudah ada, saya pernah baca (tapi lupa lagi linknya ) salah satu produsen ponsel di jepang telah mengembangkan alat charger wireless dan mulai dijual ke publik dari tahun kemarin....
sepertinya kalo hal ini dikembangkan mungkin bisa mempermudah manusia dalam berbagai hal, tapi apakah tidak ada efek sampingnya??
kalo menggunakan medan elektromagnetik bisa berbahaya bagi tubuh manusia dalam paparan waktu yang cukup signifikan..


waah terimakasih kk beni atas pertanyaan dan masukannya

untuk mnjawab pertanyaan kk beni saya kembali mengutip kata-kata dari postingan saya

"Keamanan radiasi juga masih harus dipertanyakan. Apakah teknologi ini tidak berbahaya bila energi yang besar dipancarkan melalui udara? Prinsipnya memang tidak demikian karena WREL menggunakan gelombang magnet yang tidak berbahaya bagi tubuh manusia.

Memang, medan magnet yang kuat senantiasa membawa radiasi elektromagnetis. Oleh sebab itu, para peneliti dari Intel berusaha untuk menggunakan frekuensi yang menghasilkan medan magnet yang kuat dengan beban elektromagnetis minimal. Saat produk pertama sudah diluncurkan ke pasar, teknologi WREL ini harus benar-benar aman terhadap manusia.


jadi artinya kita bisa menekan beban elektomagnetis yang dapat menimbulkan radiasi pada tubuh manusia, memang radiasi dari beban elektromagnet ini tidak bisa d hilangkan tapi paling tidak bisa kita minimalisir

Re:TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL 22 Sep 2010 21:25 #361

asal gak bikin sampe penyakit berbahaya seperi pada "kelamin" kk, seperti yang telah terjadi pada ch*p....wkwkwkwk

Re:TEKNOLOGI LISTRIK TANPA KABEL 22 Sep 2010 21:49 #362

Bung Tazkir, nice post nih. Teknologi ini sudah sejauh apa yah pengembangannya? Apakah bisa digunakan untuk pengganti kabel pada transmisi listrik 220V ?? Saya kira teknologi ini kemungkinan besar akan ada efek negatifnya, karena sifatnya menggunakan gelombang EM yang menghantarkan daya. Kita tahu jaringan transmisi listrik SUTET saja sudah ada efek negatifnya apa lagi ini..
Gimana tuh bung??
Mampir ke thread saya yah:
Pembangkit Listrik Tenaga Magnet
Time to create page: 0.22 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi