Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

Welcome, Guest
Username Password: Remember me

Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya
(1 viewing) (1) Guest
Diskusi seputar bentuk energi baru yang dapat dimanfaatkan
  • Page:
  • 1
  • 2

TOPIC: Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya

Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya 19 Sep 2010 11:26 #217



Masalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan. Semakin berkurangnya sumber energi, penemuan sumber energi baru, pengembangan energi-energi alternatif, dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini.

Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan mengembangkan sumber energi baru. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar, tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan.



Isu energi nuklir yang berkembang saat ini memang berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah hancurnya reaktor nuklir di Chernobyl. Isu-isu ini telah membentuk bayangan buruk dan menakutkan tentang nuklir dan pengembangannya. Padahal, pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi.

Pengembangan dan Penggunaan Energi Nuklir

Teknologi Reaktor Nuklir



Reaktor nuklir adalah tempat/perangkat dimana reaksi nuklir berantai dibuat, diatur dan dijaga kesinambungannya pada laju yang tetap (berlawanan dengan bom nuklir, dimana reaksi berantai terjadi pada orde pecahan detik, reaksi ini tidak terkontrol).

Reaktor nuklir digunakan untuk banyak tujuan. Saat ini, reaktor nuklir paling banyak digunakan untuk membangkitkan listrik. Reaktor penelitian digunakan untuk pembuatan radioisotop (isotop radioaktif) dan untuk penelitian. Awalnya, reaktor nuklir pertama digunakan untuk memproduksi plutonium sebagai bahan senjata nuklir.

Saat ini, semua reaktor nuklir komersial berbasis pada reaksi fissi nuklir, dan sering dipertimbangkan masalah risiko keselamatannya. Sebaliknya, beberapa kalangan menyatakan PLTN merupakan cara yang aman dan bebas polusi untuk membangkitkan listrik. Daya fusi merupakan teknologi ekperimental yang berbasi pada reaksi fusi nuklir. Ada beberapa piranti lain untuk mengendalikan reaksi nuklir, termasuk di dalamnya pembangkit thermoelektrik radioisotop dan baterai atom, yang membangkitkan panas dan daya dengan cara memanfaatkan peluruhan radioaktif pasif, seperti halnya Farnsworth-Hirsch fusor, dimana reaksi fusi nuklir terkendali digunakan untuk menghasilkan radiasi neutron.



Breeder Reactor

Breeder Reaktor dikembangkan untuk menggunakan uranium-238. Berikut adalah cara kerjanya. Sebuah reaktor dibangun dengan inti fisi plutonium, Pu-239. Inti Plutonium-239 dikelilingi oleh lapisan uranium-238. Sebagai-239 mengalami fisi plutonium spontan, ia melepaskan neutron. Neutron ini mengkonversi uranium-238 untuk plutonium-239. Dengan kata lain, reaktor ini membuat bahan bakar (Pu-239) seperti beroperasi. Setelah semua uranium-238 telah diubah menjadi plutonium-239, reaktor yang mengisi bahan bakar.Namun, ada beberapa masalah utama dengan reaktor peternak.

Sebagai permulaan, Plutonium-239 adalah unsur yang sangat beracun. Jika seseorang menghirup sedikit, ia akan terancam terkena kanker paru-paru. Juga, waktu paruh Plutonium-239 sangat panjang, sekitar 24.000 tahun. Hal ini dapat menimbulkan masalah pembuangan yang hampir mustahil jika sejumlah besar bahan ini dihasilkan.

Juga, karena sifat dari teras reaktor, air tidak dapat digunakan sebagai sebuah pendingin. Oleh karena itu, harus menggunakan natrium cair sebagai pendingin.

Dua Tipe Breeder Reactor Tradisional


- Fast Breeder Reactor
- Thermal Breeder Reactor

Propulsi Nuklir



Propulsi dari kapal atau kapal selam bertenaga nuklir menggunakan reaktor nuklir untuk menghasilkan panas. Panas berasal dari reaksi fisi dari bahan bakar nuklir yang berada dalam reaktor. Karena proses reaksi fisi juga menghasilkan radiasi, lapisan timah juga dipasang diseputar reaktor agar kru kapal terlindung.

Propulsi nuklir menggunakan sebuah desain reaktor air bertekanan tinggi yang mempunyai dua sistem dasar-sistem primer dan sekunder. Sistem primer mensirkulasi air biasa dan yang berada pada reaktor, lubang pipa, pompa dan generator uap. Panas yang dihasilkan reaktor ditransfer ke air di bawah tekanan tinggi sehingga tidak mendidih. Air panas ini dipompa ke generator uap dan kembali ke reaktor untuk pemanasan kembali.

Dalam generator uap, panas dari air pada sistem primer ditransfer ke sistem sekunder untuk menghasilkan uap. Sistem sekunder terisolasi dari sistem primer sehingga air di dalam dua sistem ini tidak akan tercampur.

Pada sistem sekunder, uap mengalir dari generator uap untuk memutar generator turbin, yang men-supply kapal dengan listrik, dan turbin propulsi utama yang akan memutar propeller (baling-baling kapal).
Setelah melewati turbin, uap terkondensasi menjadi air yang masuk kembali ke generator uap. Demikian, kedua sistem, primer dan sekunder, adalah sebuah sistem tertutup di mana air terresirkulasi dan terbarui.

Karena tidak ada tahap dalam sistem mesin nuklir yang membutuhkan udara/oksigen, maka kapal dapat beroperasi tanpa harus tergantung dengan atmosfer bumi selama waktu yang sangat lama.

Reaktor kapal mengalami perubahan tenaga berulang-ulang untuk maneuver kapal, tidak seperti reaktor sipil yang bekerja dalam kondisi stabil. Internal (bagian dalam) reaktor kapal tetap tidak dapat diakses untuk inspeksi atau penggantian komponen karena umur inti nuklir yang panjang, tidak seperti reaktor nuklir komersial yang dibuka untuk pengisian bahan bakar setiap 18 bulan.



Tidak seperti pembangkit listrik nuklir komersial, reaktor kapal harus cukup kuat dan ulet untuk menghadapi berdekade operasi keras di laut, yang mengharuskan perputaran dan perubahan tenaga yang cepat, terutama pada kondisi pertempuran. Kondisi ini bercampur dengan lingkungan yang keras di dalam reaktor, seperti efek jangka panjang irradiasi, korosi, temperature dan tekanan tinggi. Kebutuhan untuk komponen reaktor nuklir kapal jauh lebih ketat dari pada kebutuhan untuk keperluan sipil, sehingga harganya jauh lebih mahal. Program Reaktor Kapal menunjukkan pada dunia bahwa tenaga nuklir dapat ditangani dengan aman, tanpa efek berbahaya bagi masyarakat ataupun lingkungan.

Sumber :
netsains.com/2009/04/energi-nuklir-penge...-dan-pemanfaatannya/
en.wikipedia.org/wiki/Nuclear_power
www.forumbebas.com/thread-52766.html
www.3rd1000.com/nuclear/nuke101g.htm
en.wikipedia.org/wiki/Breeder_reactor
Attachments:
Last Edit: 26 Sep 2010 18:01 by Raden Richo Eka Satria Nurprayitno.

Re:Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya 20 Sep 2010 13:33 #258

bung richo nampaknya sangat tertarik dengan nuklir walaupun masih banyak organisasi di dunia yg menentang penggunaan nuklir sebagai sumber energi..

nah, ada satu hal yg mau saya tanyakan tentang energi nuklir, yaitu reaktor berbasis breeder (breeder reactor), yg dapat memperoduksi bahan bakar sendiri..

mungkin dapat ditambahkan dalam artikelnya?karena denger2 breeder reactor dapat menghemat pengunaan bahan bakar uranium..

lalu ada satu hal lagi, reaktor nuklir sudah dikembangkan hingga versi mikronya (skala kecil, kalau saya tidak lupa, skalanya sekitar 5-20 MW), reaktor tersebut lebih mudah dikendalikan dan tidak terlalu berbahaya dibandingkan reaktor konvensionalnya..reaktor tersebut dapat diandalkan untuk menerangi satu kota kecil dan kompleks industri.., bisa menjadi solusi bila daerahnya cukup "remote"

Re:Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya 20 Sep 2010 13:54 #260

wah masukan bung widiawan sangat bagus sekali untuk menambah isi artikel saya...sebenarnya saya masih kurang banyak pengetahuan tentang teknologi nuklir ini...maka dari itu saya sangat menerima sekali masukan - masukan dari semuanya...

Re:Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya 21 Sep 2010 17:12 #285

wah bung richo manarik sekali tentang nuklir! hehe
bung richo sbenernya ideal nya butuh berapa besar lahan yang dibutuhkan untuk pembangkit tenaga nuklir ini ya? dan dari lahan yang ideal itu akan menghasilkan berapa banyak energi? terus saya penasaran nih, kira2 pekerja di sana misalnya bener ada yang terlalu sering terkena radiasi kira2 efek jangka pendek dan jangka panjang yang di rasakan apa ya? terimakasih banyak sebelumnya regards!

  • Posts:56
  • Life's Just Too Fun to be Ignored
  • Ilmam Mukhlis
  • Senior Boarder
  • OFFLINE

Re:Energi Nuklir, Pengembangan dan Penggunaannya 21 Sep 2010 22:59 #294

nyoba bantu pertanyaan si piji ah hehe
efek jangka panjangnya bisa mcem2 krn efek radiasi itu gk bisa kita rasain secara langsung n terjadi pelan2
makanya terkadang ada di beberapa perusahaan yg ada kemungkinan radiasi memberikan karyawannya semacam kartu yg berfungsi sebagai indikator
seberapa banyak kira2 radiasi sudah menjangkiti tubuh
tp jeleknya menghilangkan atau bahkan untuk mengurangi efek radiasi ini aja susah bgt
kartu indikator itu hanya berfungsi sebagai indikator saja bukan berarti bisa dikurangi efeknya yg diterima tubuh
hehe
maap2 nih klo agak membingungkan krn saya juga luap2 inget
efek jangka pendeknya mungkin kepala terasa pusing atau efek2 yg langsung kita rasakan saat tubuh terkena efek radiasi
CMIIW
makasih
  • Page:
  • 1
  • 2
Time to create page: 0.15 seconds
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi