Majalah Energi

sustainable energy monthly magazine

"Bengkel" Energi Surya Mendominasi Dunia

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail


>Ilustrasi: Bengkel PLTS

Perusahaan-perusahaan dari Cina muncul sebagai kekuatan yang dominan di industri energi surya. Ini dimungkinkan terjadi setelah runtuhnya para pesaing asing dari berbagai negara, seperti industri di Amerika Serikat.

Sebagai "bengkel energi surya" dunia, Cina menggunakan tenaga kerja murah dan dukungan negara untuk membangun industri surya mulai dari dasar hanya dalam waktu sekitar satu dekade. Ini merupakan strategi yang lebih luas untuk bergerak ke atas rantai manufaktur, bukan hanya membuat mainan murah dan pakaian.

Meskipun Cina adalah konsumen minyak bumi terbesar kedua di dunia dan menggunakan bahan bakar fosil untuk 90 persen total penggunaan energi, tetapi negara ini membuat langkah besar ke depan dalam energi bersih.

Para pengamat mengatakan perusahaan China sekarang menguasai 70 persen pasar panel surya global. Ini berkat perang harga yang agresif dan runtuhnya tiga perusahaan pesaing di AS dalam dua bulan terakhir, yaitu Evergreen Solar, Solon, dan SpectraWatt.

"Posisi pemain energi surya Cina dipastikan telah meningkat tahun ini. Menurunkan biaya merupakan arah industri kami dan menjadi keuntungan perusahaan yang dapat diwujudkan dengan jelas di Cina," kata Tang Xiaodong, seorang analis perusahaan investasi independen, CEBM.

Pada 2010, harga panel surya Cina telah turun ke sekitar 1,2 USD per watt. Ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga rata-rata global sekitar 2,0 USD.

Sumber: afp

.
Joomla SEO powered by JoomSEF

Majalah

Lihat edisi